Soal serta Jawaban!
1. Apa itu Casual Loop Diagram (CLD) dan bagaimana CLD membantu dalam studi sistem dan analisis dinamika sistem?
Jawaban: Casual Loop Diagram (CLD) adalah alat visual yang digunakan untuk menggambarkan hubungan kausal antara faktor-faktor yang saling terkait dalam suatu sistem. CLD membantu dalam memahami bagaimana perubahan dalam satu variabel dapat mempengaruhi variabel lainnya dalam jangka waktu tertentu. CLD sering digunakan dalam studi sistem dan analisis dinamika sistem untuk memahami struktur kausal suatu sistem.
2. Apa yang dimaksud dengan Subsistem dalam konteks Casual Loop Diagram (CLD) dan bagaimana Subsistem dibagi dalam studi kasus perikanan di Kabupaten Konawe Selatan?
Jawaban: Subsistem dalam CLD adalah bagian-bagian yang memecah sistem menjadi komponen-komponen yang lebih kecil. Dalam studi kasus perikanan di Kabupaten Konawe Selatan, terdapat 4 Subsistem: Pasar, Konsumsi, Jumlah Tangkapan, dan SDM.
3. Bagaimana Sub Model Konsumen Rumah Tangga (ikan) dalam CLD perikanan Kabupaten Konawe Selatan dibangun?
Jawaban: Sub Model Konsumen Rumah Tangga dibangun dari Stock Konsumen Rumah Tangga yang dipengaruhi oleh laju konsumen RT. Laju konsumsi ditentukan oleh jumlah Rumah Tangga dan harga ikan.
4. Apa yang menjadi fokus dari Sub Sistem Pasar dalam Diagram Simpal Kausal perikanan di Kabupaten Konawe Selatan?
Jawaban: Sub Sistem Pasar dalam Diagram Simpal Kausal berfokus pada model pasar atau penjualan hasil tangkapan perikanan di Kabupaten Konawe Selatan. Ini mempertimbangkan variabel seperti jumlah konsumen rumah tangga, jumlah tangkapan, industri pengolahan, dan regulasi dari Pemerintah Daerah. Penekanannya pada hasil tangkapan laut tanpa memasukkan budidaya perikanan lainnya.
5. Bagaimana laju konsumsi dalam Sub Model Pasar memengaruhi pendapatan asli daerah dan Produk Domestik Bruto (PDRB)?
Jawaban: Laju konsumsi dalam Sub Model Pasar memengaruhi pendapatan asli daerah dan PDRB karena besarnya pasar sektor perikanan akan meningkatkan pendapatan asli daerah melalui restribusi/pajak yang dibebankan pada hasil penjualan. Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDRB) daerah tersebut.
6. Apa yang dimaksud dengan Sub Model SDM dalam konteks diagram Simpal Kausal?
Jawaban: Sub Model SDM (Sumber Daya Manusia) menggambarkan populasi penduduk di Kabupaten Konawe Selatan. Hal ini didasarkan pada laju kelahiran, kematian, imigrasi, dan emigrasi. Pertumbuhan atau penurunan populasi dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut, yang juga memiliki dampak pada komposisi dan dinamika sosial ekonomi di wilayah tersebut.
7. Apa yang menjadi perhatian utama dalam Sub Model Konsumen Rumah Tangga dan bagaimana harga ikan dapat mempengaruhi jumlah konsumen rumah tangga?
Jawaban: Perhatian utama dalam Sub Model Konsumen Rumah Tangga adalah jumlah konsumen rumah tangga, dipengaruhi oleh jumlah rumah tangga dan harga ikan.
8. Bagaimana potensi kelautan, alat tangkap, dan sumber daya manusia berkompeten memengaruhi Sub Sistem Jumlah Tangkapan?
Jawaban: Potensi kelautan, alat tangkap, dan sumber daya manusia yang kompeten memengaruhi laju penangkapan ikan dalam Sub Sistem Jumlah Tangkapan.
9. Bagaimana laju konsumsi memengaruhi pasar dalam Sub Model Pasar, dan apa konsekuensinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD)?
Jawaban: Laju konsumsi, dipengaruhi oleh konsumen rumah tangga dan permintaan industri pengolahan, memengaruhi pasar dalam Sub Model Pasar. Konsekuensinya, peningkatan laju konsumsi dapat meningkatkan PAD melalui restribusi/pajak hasil penjualan.
10. Mengapa emigrasi penduduk dapat mempengaruhi jumlah penduduk dalam Sub Model SDM?
Jawaban: Emigrasi penduduk dapat mempengaruhi jumlah penduduk karena orang yang mengalami kesulitan mendapatkan penghasilan yang layak cenderung meninggalkan wilayah tersebut. Sebaliknya, penduduk yang datang dan menetap dapat menambah jumlah penduduk di wilayah tersebut.
Komentar
Posting Komentar