Nama: Abyan Muhammad Yassar
Kelas: 5B
NIM: 2103015102
Studi Simulasi dan Pemodelan dalam Sistem
Langkah-Langkah Studi Simulasi :
- Formulasi masalah
- Penetapan tujuan dan rencana proyek: pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
- Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.
- Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).
- Penerjemahan Model: konversi model suatu bahas pemrograman.
- Verivikasi: Verivikasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik.
- Validasi: Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.
- Desain Eksperimen: Berapa banyak runs? Untuk berapa lama? Jenis variasi masukannya seperti apa ?
- Produksi runs dan analisis: running aktual simulasi, mengumpulkan dan menganalisis keluaran.
- Jalankan lagi (More runs) ?: mengulangi eksperiemn jika perlu.
- Dokumentasi dan pelaporan: Dokumen dan laporan hasil.
- Implementasi
Kelebihan Simulasi:
- Sebagian besar sistem riil dengan elemen-elemen stokastik tidak dapat dideskripsikan secara akurat dengan model matematik yang dievaluasi secara analitik. Dengan demikian simulasi seringkali merupakan satusatunya cara.
- Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan beberapa kondisi operasi yang berbeda.
- Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik.
- Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap kondisi eksperimen.
- Simulasi memungkinkan studi sistem dengan kerangka waktu lama dalam waktu yang lebih singkat, atau mempelajari cara kerja rinci dalam waktu yang diperpanjang.
Kelemahan Simulasi:
- Setiap langkah percobaan model simulasi stokastik hanya menghasilkan estimasi dari karakteristik sistem yang sebenarnya untuk parameter input tertentu. Model analitik lebih valid.
- Model simulasi seringkali mahal dan makan waktu lama untuk dikembangkan.
- Output dalam jumlah besar yang dihasilkan dari simulasi biasanya tampak meyakinkan, padahal belum tentu modelnya valid.
Fitur-Fitur software simulasi yang dibutuhkan:
- Membangkitkan bilangan random dari distribusi probabilitas U(0,1).
- Membangkitkan nilai-nilai random dari distribusi probabilitas tertentu, mis. eksponensial.
- Memajukan waktu simulasi.
- Menentukan event berikutnya dari daftar event dan memberikan kontrol ke blok kode yang benar.
- Menambah atau menghapus record pada list.
- Mengumpulkan dan menganalisa data.
- Melaporkan hasil.
- Mendeteksi kondisi error.
Pertanyaan:
1. Apa yang dimaksud dengan sistem?
Jawab: Sistem adalah sekelompok objek yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Apa yang dimaksud dengan entitas dalam sistem?
Jawab: Entitas adalah objek dalam sistem, seperti pelanggan dalam bank.
3. Apa yang dimaksud dengan simulasi sistem peristiwa diskrit?
Jawab: Simulasi sistem peristiwa diskrit adalah model yang mengubah status sistem pada titik waktu yang terpisah.
4. Apa yang dimaksud dengan simulasi dalam konteks pemodelan sistem?
Jawab: Simulasi adalah proses mereproduksi perilaku sistem nyata dalam lingkungan virtual atau matematis.
5. Apa hubungan pemodelan dengan simulasi?
Jawab: Pemodelan adalah langkah pertama dalam simulasi. Ini melibatkan pembuatan model matematika yang menggambarkan sistem yang disimulasikan.
6. Bagaimana hasil simulasi membantu dalam pengambilan keputusan?
Jawab: Hasil simulasi dapat memberikan wawasan sistem yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang lebih baik, mengidentifikasi risiko, dan mengoptimalkan kinerja.
7. Apa yang dilakukan dalam langkah Konseptualisasi Model dalam pemodelan sistem?
Jawab: Dalam langkah Konseptualisasi Model, model sistem dibangun dengan memahami sistem yang didasarkan pada pelacakan aliran dari entitas-entitas dalam sistem dan titik pemrosesan serta aturan keputusan percabangan.
Source : https://onlinelearning.uhamka.ac.id/mod/assign/view.php?id=412941
Komentar
Posting Komentar