Langsung ke konten utama

Simulasi dan Pemodelan Oleh Abyan

 Nama : Abyan Muhammad Yassar

Nim : 2103015102


Definisi Simulasi 

Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata. Dapat dilakukan secara manual maupun dengan bantuan komputer. Menyertakan pembentukan data dan sejarah buatan (artificial history) dari sebuah sistem, pengamatan data dan sejarah, dan kesimpulan yang terkait dengan karakterisrik sistem-sistem.


Langkah Riel Dalam Simulasi

Mengembangkan sebuah model simulasi dan mengevaluasi model, biasanya dengan menggunakan komputer, untuk mngestimasi karakteristik yang diharapkan dari model tersebut.


Kondisi yang membutuhkan simulasi

Mempelajari interaksi internal (sub) sistem yang kompleks

mengamati sifat model dan hasil keluaran akibat perubahan lingkungan luar atau variabel internal

meningkatkan kinerja sistem melalui pembangunan/pembentukan model

eksperimen desain dan aturan baru sebelum diimplementasikan

memahami dan memverifikasi solusi analitik

mengindentifikasi dan menetapkan persyaratan persyaratan

alat bantu pelatihan dan pembelajaran dengan biaya lebih rendah

visualisasi operasi melalui animasi

masalahnya sulit, memakan waktu, atau tidak mungkin diselesaikan melalui metode analitik atau numerik konvensional

Kondisi tidak memerlukan simulasi

jika masalah dapat diselesaikan dengan metode sederhana

jika masalah dapat diselesaikan secara analitik

jika eksperimen langsung lebih mudah dilakukan

jika biaya simulasi dianggap terlalu mahal

jika sumber daya atau waktu tidak tersedia

jika tidak ada data yang tersedia

jika verifikasi dan validasi tidak dapat dilakukan

jika daya melebihi kapasitas

jika sistem terlalu kompleks atau tidak dapat didefinisikan


Definisi Model

Suatu representasi sederhana dari sebuah sistem (proses / teori), bukan sistem itu sendiri


Kondisi Model

Model-model tidak harus memiliki seluruh atribut, namun mereka disederhanakan, dikontrol, digeneralisasi, atau diidealkan.


Deskripsi Model

Untuk sebuah model yang akan digunakan, seluruh sifat-sifat relevantnya harus ditetapkan dalam suatu cara yang praktis, dinyatakan dalam suatu set deskripsi terbatas yang masuk akal (reasonably)


Validasi Model

sebuah model harus divalidasi

setelah divalidasi, sebuah model dapat digunakan untuk menyelidiki dan memprediksi perilaku perilaku sistem.

Tipe-tipe Model

fisik : model rumah, model jembatan

matematis (symbolic):E = mc^2

Pembangunan Model

proses iteratif yang mengandung tiga langkah utama :


1. Observasi sistem rill dan interaksi komponen dan pengumpulan data

domain pengetahuan tertentu

stakeholders : operator, teknisi, engineers

2. Konstruksi model konseptual

asumsi dan hipotesa komponen dan nilai-nilai parameter

struktur sistim

3. Penerjemahan model operasional ke bentuk yang dikenal oleh komputer


Model dan Sistem

Model yang akan dipelajari selanjutnya adalah diskrit, dinamik, dan stokastik, dan disebut model simulasi (sistem) peristiwa diskrit (discreteevent).


Source Tugas : https://onlinelearning.uhamka.ac.id/mod/assign/view.php?id=408899

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kriptografi dan Keamanan Informasi 4C oleh: Abyan Muhammad Yassar

Assalamualaikum Wr. Wb.   Kriptografi Klasik Cipher di dalam kriptografi klasik disusun oleh dua teknik dasar: 1. Teknik substitusi: mengganti huruf plainteks dengan huruf cipherteks 2. Teknik transpotasi: mengubah susunan/posisi huruf plainteks ke posisi lainnya Oleh karena itu, dikenal dengan dua macam chiper di dalam Kriptografi klasik: 1. Cipher Substitusi (Substitution Ciphers) 2. Cipher Transpotasi (Transposition Ciphers) Cipher Substitusi Contoh: Caesar Cipher, tiap huruf alfabet digeser 3 huruf ke kanan Contoh: - Plainteks: awasi asterix dan temannya obelix                  -  DZDVL DVWHULA GDQ WHPDQQBA REHOLA Supaya lebih aman, cipherteks dikelompokkan ke dalam kelompok n-huruf, misalnya kelompok 4-huruf: Semula: DZDVL DVWHULA GDQ WHPDQQBA REHOLA  Menjadi: DZDV LDVW HULA GDQW HPDQ QBAR EHOL A Plainteks: awasi asterix dan temannya obelix - p1 = ‘a’ = 0 → c1 = E(0) = (0 + 3) mod 26 = 3 = ‘D’ - p2 = ‘w’ = 22 → c...

Contoh Simulasi Berbasis Software Powersim oleh Abyan Muhammad Yassar PDS5B23

 Assalamualaikum Wr. Wb Nama : Abyan Muhammad Yassar NIM : 2103015102 Mata Kuliah Pemodelan dan Simulasi Contoh Simulasi Berbasis Softaware Powersim Perangkat Lunak Simulasi Untuk melakukan simulasi dari sebuah model, diperlukan perangkat lunak (software) yang secara cepat dapat melihat perilaku dari model yang telah dibuat. Ada berbagai macam perangkat lunak yang dapat digunakan untuk keperluan ini, seperti Vensim, Dynamo, Ithink, Stella dan Power Simulation. Perangkat lunak simulasi memainkan peran penting dalam analisis dan pemodelan sistem kompleks. Dalam konteks simulasi berbasis perangkat lunak Powersim, ada beberapa pilihan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membantu memahami perilaku model yang telah dibuat. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan adalah Vensim, yang memungkinkan pengguna untuk membuat model dinamis berbasis sistem persamaan diferensial. Dynamo adalah perangkat lunak simulasi lainnya yang menawarkan kemampuan untuk memodelkan dan mensimula...

Tugas 7 [Dyass/2103015102] : Sistem Operasi

  Assalamualaikum Wr. Wb Nama : Abyan Muhammad Yassar NIM : 2103015102 Prodi : Teknik Informatika SISTEM BILANGAN DAN KODE Definisi sistem bilangan :  Bilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka. Dimana tiap suku angka adalah merupakan hasil perkalian antara angka dengan hasil perpangkatan  dan bilangan dasar. Sistem Dasar Bilangan Sepuluh (Desimal) Yaitu sistem bilangan yang biasa kita pakai, dimana menggunakan kombinasi angka-angka dan not sampai  dengan sembilan. Sistem Bilangan Dasar Dua (Sistem Binair) Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karena hanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan dasar dua ini dibentuk dengan kombinasi dari dua notasi diatas. Digunakan untuk perhitungan didalam komputer. Sistem Dasar Bilangan Enam Belas (Sistem Heksadesimal) Mempunyai bilangan dasar (base) = 16. Kombinasi dari system bilangan heksadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 9 dan abjad A sampai F. Sistem Dasar Bilangan Delapan (Sistem Okatadesimal) Mempun...