Langsung ke konten utama

Kriptografi Modern Oleh : Abyan M Yassar_2103015102

 Assalamualaikum Wr. Wb


KRIPTOGRAFI MODERN

    Kriptografi modern adalah cabang kriptografi yang mencakup pengembangan dan penggunaan teknik-teknik kriptografi yang kuat dan aman untuk melindungi informasi dan data secara elektronik. Tujuan utama kriptografi modern adalah mengamankan komunikasi dan data dari akses yang tidak sah atau modifikasi oleh pihak yang tidak berwenang.


Beroperasi dalam mode bit atau byte (algoritma kriptografi klasik beroperasi dalam mode karakter) 

→ kunci, plainteks, cipherteks, diproses dalam rangkaian bit/byte 

→ operasi bit xor paling banyak digunakan  

• Tetap menggunakan teknik pada algoritma klasik: substitusi dan transposisi, tetapi lebih kompleks (Tujuan: sangat sulit dikriptanalisis) 

• Perkembangan algoritma kriptografi modern didorong oleh penggunaan komputer digital untuk keamanan pesan. 

• Komputer digital merepresentasikan data dalam biner

Rangkaian bit 


• Pesan (dalam bentuk rangkaian bit) dipecah menjadi beberapa blok 


• Contoh: Plainteks 100111010110 


Bila dibagi menjadi blok 4-bit 


            1001 1101 0110


 maka setiap blok menyatakan 0 sampai 15: 


                    9 13 6


Bila plainteks dibagi menjadi blok 3-bit: 


            100 111 010 110 


maka setiap blok menyatakan 0 sampai 7: 


                    4 7 2 6


• Padding bits: bit-bit tambahan jika ukuran blok terakhir tidak mencukupi panjang blok 


• Contoh: Plainteks 100111010110 


Bila dibagi menjadi blok 5-bit: 


            10011 10101 00010 


Padding bits mengakibatkan ukuran cipherteks sedikit lebih besar daripada ukuran plainteks semula.



Representasi dalam Heksadesimal 


• Pada beberapa algoritma kriptografi, pesan dinyatakan dalam kode Hex: 


0000 = 0          0100 = 4            0111 = 7             1010 = A             1101 = D 


0001 = 1          0101 = 5            1000 = 8             1011 = B             1101 = E             


0010 = 2          0011 = 6            1011 = 9             1100 = C             1111 = F


0011 = 3    


• Contoh: plainteks 100111010110 dibagi menjadi blok 4-bit: 


            1001 1101 0110 


dalam notasi Hex adalah 9 D 6



Operasi XOR Bitwise 


 Jika dua rangkaian dioperasikan dengan XOR, maka operasinya dilakukan dengan meng-XOR-kan setiap bit yang berkoresponden dari kedua rangkaian bit tersebut.



Kategori cipher Berbasis Bit 


1. Cipher Alir (Stream Cipher) 


- beroperasi pada bit tunggal 


- enkripsi/dekripsi bit per bit 


2. Cipher Blok (Block Cipher)


- beroperasi pada blok bit 


(contoh: 64-bit/blok = 8 karakter/blok)


- enkripsi/dekripsi blok per blok


Source Tugas : https://onlinelearning.uhamka.ac.id/mod/assign/view.php?id=376449


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kriptografi dan Keamanan Informasi 4C oleh: Abyan Muhammad Yassar

Assalamualaikum Wr. Wb.   Kriptografi Klasik Cipher di dalam kriptografi klasik disusun oleh dua teknik dasar: 1. Teknik substitusi: mengganti huruf plainteks dengan huruf cipherteks 2. Teknik transpotasi: mengubah susunan/posisi huruf plainteks ke posisi lainnya Oleh karena itu, dikenal dengan dua macam chiper di dalam Kriptografi klasik: 1. Cipher Substitusi (Substitution Ciphers) 2. Cipher Transpotasi (Transposition Ciphers) Cipher Substitusi Contoh: Caesar Cipher, tiap huruf alfabet digeser 3 huruf ke kanan Contoh: - Plainteks: awasi asterix dan temannya obelix                  -  DZDVL DVWHULA GDQ WHPDQQBA REHOLA Supaya lebih aman, cipherteks dikelompokkan ke dalam kelompok n-huruf, misalnya kelompok 4-huruf: Semula: DZDVL DVWHULA GDQ WHPDQQBA REHOLA  Menjadi: DZDV LDVW HULA GDQW HPDQ QBAR EHOL A Plainteks: awasi asterix dan temannya obelix - p1 = ‘a’ = 0 → c1 = E(0) = (0 + 3) mod 26 = 3 = ‘D’ - p2 = ‘w’ = 22 → c...

Contoh Simulasi Berbasis Software Powersim oleh Abyan Muhammad Yassar PDS5B23

 Assalamualaikum Wr. Wb Nama : Abyan Muhammad Yassar NIM : 2103015102 Mata Kuliah Pemodelan dan Simulasi Contoh Simulasi Berbasis Softaware Powersim Perangkat Lunak Simulasi Untuk melakukan simulasi dari sebuah model, diperlukan perangkat lunak (software) yang secara cepat dapat melihat perilaku dari model yang telah dibuat. Ada berbagai macam perangkat lunak yang dapat digunakan untuk keperluan ini, seperti Vensim, Dynamo, Ithink, Stella dan Power Simulation. Perangkat lunak simulasi memainkan peran penting dalam analisis dan pemodelan sistem kompleks. Dalam konteks simulasi berbasis perangkat lunak Powersim, ada beberapa pilihan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membantu memahami perilaku model yang telah dibuat. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan adalah Vensim, yang memungkinkan pengguna untuk membuat model dinamis berbasis sistem persamaan diferensial. Dynamo adalah perangkat lunak simulasi lainnya yang menawarkan kemampuan untuk memodelkan dan mensimula...

Tugas 7 [Dyass/2103015102] : Sistem Operasi

  Assalamualaikum Wr. Wb Nama : Abyan Muhammad Yassar NIM : 2103015102 Prodi : Teknik Informatika SISTEM BILANGAN DAN KODE Definisi sistem bilangan :  Bilangan ialah suatu jumlah dan suku-suku angka. Dimana tiap suku angka adalah merupakan hasil perkalian antara angka dengan hasil perpangkatan  dan bilangan dasar. Sistem Dasar Bilangan Sepuluh (Desimal) Yaitu sistem bilangan yang biasa kita pakai, dimana menggunakan kombinasi angka-angka dan not sampai  dengan sembilan. Sistem Bilangan Dasar Dua (Sistem Binair) Mempunyai bilangan dasar (base) = 2, karena hanya mengenal 2 notasi yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan dasar dua ini dibentuk dengan kombinasi dari dua notasi diatas. Digunakan untuk perhitungan didalam komputer. Sistem Dasar Bilangan Enam Belas (Sistem Heksadesimal) Mempunyai bilangan dasar (base) = 16. Kombinasi dari system bilangan heksadesimal ini dibentuk dari bilangan 0 sampai 9 dan abjad A sampai F. Sistem Dasar Bilangan Delapan (Sistem Okatadesimal) Mempun...